Kimia Medisinal 2

 Link youtube meteri pertemuan kedua "Metabolisme Obat"

https://youtu.be/ZaPCCZZKu1Y

Komentar

  1. Telah disebutkan bahwa jalur metabolisme terbagi menjadi 2 yaitu reaksi fasa I dan reaksi fasa II, apa maksud dan tujuan dari jalur metabolisme dibedakan menjadi 2 jalur serta apa hal yang mendasari pengklasifikasian 2 jalur metabolisme tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lalu disebutkan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi metabolisme obat yaitu perbedaan jenis kelamin pada contoh tikus betina mempunyai metabolisme yang lebih lambat dari tikus jantan, bagaimana anda menjelaskan hal tersebut terjadi?

      Hapus
    2. Serta pada faktor lainnya mengapa kedaan sedang diet makanan dikatakan dapat menjadi faktor yang dapat mempengaruhi proses metaboisme pada tubuh seseorang?

      Hapus
  2. pada jalur metabolisme terdapat perbedaan pada reaksi fasa I dan reaksi fasa II dikarenakan pada setiap fasa memiliki perbedaan reaksi dimana pada fasa I terjadi reaksi fungsionalisasi sedangkan pada fasa II terjadi reaksi konjugasi.
    Pada reaksi fasa I (reaksi fungsionalisasi)bertujuan memasukkan gugus fungsional yang bersifat polar, contohnya: OH, COOH, NH2, SH. serta terjadinya reaksi seperti Rekasi oksidasi, Reaksi reduksi, Reaksi hidrolisis
    Sedangkan pada Reaksi fasa II (reaksi konjugasi), bertujuan mengikat gugus fungsional hasil metabolit reaksi fasa I dengan senyawa endogen yang mudah terionisasi dan bersifat polar, contohnya : asam glukoronat, sulfat, glisin dan glutamin.

    BalasHapus
  3. Perbedaan metabolisme obat yang terjadi pada tikus betina dan tikus jantan berbeda hanya terjadi pada beberapa obat saja tidak semua obat di metabolisme secara berbeda oleh tikus. perbedaan metabolisme pada tikus jantan dan tikus betina contohnya pada N-demetilasi aminopirinoksidasi heksobarbital dna glukoronidasi. hal ini menunjukkan bahwa terjadinya perbedaan metabolisme obat tergantung pada macam substrat yang di kandung obat selain itu efek hormon endrogen juga mengakibatkan terjadinya hal tsb seperti testosteron, dimana pada sistem mikrosom hati menunjukkan bahwa rangsangan enzim oksidasi pada tikus jantan ternyata berhubungan dengan aktivitas anabolik dan tidak berhubungan dengan efek androgenik.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer